AHLAN WA SAHLAN - WELCOME - SELAMAT DATANG

Visi :
Unggul dalam IPTEK, Ketakwaan, dan Ikhlas Beramal

Misi :
1. Menyelenggarakan pendidikan yang amanah dan profesional
2. Mencetak generasi yang berkepribadian Islam dan menguasai IPTEK

Wednesday, September 28, 2011

Sejarah MI AL HIDAYAH YPSM


Latar Belakang dan Sejarah Berdirinya Sekolah
Pada sekitar tahun 1950-an banyak sekali anak-anak Indinesia  ( anak –anak usia sekolah) yang tidak dapat mendapatkan pendidikan. Hal ini disebabkan karena masih langkanya lembaga-lembaga pendidikan tempat-tempat  untuk belajar.
Maka berkumpulah para pemuka agama dan tokoh masyarakat untuk mengadakan musyawarah guna mencapai kesepakan bersama dalam mendirikan sebuah lembaga pendidikan. Dengan maksud dan tujuan agar anak-anak usia sekolah dapat mengenyam pendidikan dengan sebagaumana mestinya.
Maka pada tahun 1958 didirikanlah sebuah madrasah di desa Tulungrejo Kecamatan Pare, dengan nama Madrasah Al-Hidayah. Madrasah ini didirikan oleh Bapak A. Hambali atas anjuran dan dukungan Ustadz Yazid, serta dibantu oleh :
-          Bapak Safiudin
-          Bapak Abdurrohim
-          Ibu Maisyah
Pada permulaan berdirinya madrasah ini, dalam sistem pengajarannya menggunakan sistem sorokan, dan dilaksanakan pada sore hari (bakda dhuhur) dan malam hari, bertempat di serambi Masjid Darul Falah. Tidak lama kemudian sistem sorokan ini diganti menjadi sistem kelas, setelah mendapat pinjaman gedung ( pondok) milik Ustadz Yazid, yang akhirnya gedung itu juga diwaqafkan.
Setelah menempati gedung pinjaman itu, perkembangan madrasah semakin baik dan muridnya semakin bertambah. Untuk menjaga agar madrasah ini berjalan dengan baik, maka bergabunglah dengan Yayasan Persatuan Umat Islam (PUI) sampai tahun 1967 dengan susunan pengurus sebagai berikut :
- Penasehat      :  Ustadz Yazid
- Ketua                        : Bapak H. Maksum
- Sekretaris      : Bapak A. Hambali
- Bendahara     : Ibu Siti Mariyam
Untuk maksud dan tujuan yang sama yaitu agar madrasah berkembang lebih baik dan meningkat, setelah bergabung dengnan yayasan PUI sampai dengan tahun 1967, maka madrasah melepaskan dari PUI dan bergabung pada Yayasan Pesantren Sabilil Muttaqin (PSM) sejak tahun 1967 hingga sekarang, dan sejak itu madrasah masuk pagi.
Di bawah yayasan PSM perkembangan madrasah semakin pesat sehingga mampu mendirikan madrasah tingkat Tsanawiayah (MTs) pada tahun 1986.
Pada awal berdirinya madrasah Al-Hidayah kurikulum yang digunakan adalah kurikulum lokal. Namun dengan adanya bimbingan dari PSM, maka madrassah ini menggunakan kurikulum yang mengacu pada kurikulum departemen Agama.


Adapun tanggapan masyarakat sekitar terhadap berdirinya madrassah ini sangat positif, mereka amat mendukung, mendorong, dan membantu dari sejak awal berdiri sampai madarah ini berkembang samapi sekarang. Selain berfungsi sebagai lembaga pendidikan kebeberadaan madrasah ini juga merupakan sebuah lembaga pendididkan yang tidak kalah mutunya dengan sekolah dasar (SD), dan juga merupakan tempat untuk membimmbing dan memantapkan akidah dan akhlaq bagi anak-anak.